Tinggalkanlah Jimat dan Kembalilah ke Jalan-Ku

Gong Xi Gong Xi.. Itulah nuansa yang dirasakan pada Misa berbahasa Indonesia hari Minggu 29 Januari 2012. Misa kali ini termasuk spesial karena kita bersama-sama bersyukur dalam  perayaan Tahun Baru Imlek – Naga Air di gereja kita tercinta, Pater Noster.

Sebelum misa dimulai, beberapa anggota WAICC menghiasi gereja dengan hiasan oriental mulai dari pintu masuk sampai ke dalam gereja. Seperti biasa, misa bahasa Indonesia ini dipimpin oleh Chaplain kita Romo Siriakus Ndolu OCarm. Pada saat misa dimulai, Romo Siri memasuki gedung gereja dan menuju samping altar untuk memberkati jeruk yang menyimbolkan arti kemakmuran.

Sahabat, Tahun baru biasanya identik dengan harapan. Harapan untuk menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya terutama dalam segi material. Namun, hanya segelintir orang yang memposisikan segi rohani sebagai harapan utama di Tahun Baru. Terkadang, orang terbuai dengan apa yang telah mereka raih tanpa sadar akan asal dari pencapaian tersebut dan melupakan unsur terpenting dalam hidup yaitu sisi rohani.

Pada kesempatan kali ini, Romo Siri menyampaikan sepatah kata bahwa “Tuhan Saja Cukup Bagiku”. Hal ini mengajarkan kita bahwa tiada aspek yang lebih penting dalam hidup selain Tuhan kita Yesus Kristus. Semua yang terbaik akan terjadi dalam namaNya jika kita dapat benar-benar berserah dan mempercayakan semua kehidupan kita kepadaNya.

Namun yang disayangkan, pada zaman sekarang ini masih ada orang yang berpaling dari jalanNya dengan menggunakan jalan pintas. Jalan pintas tersebut dapat berupa jimat, dukun, maupun penyembahan kepada dewa-dewa. Hal itulah yang diilustrasikan oleh Romo sebagai hal yang tidak sewajarnya dilakukan oleh orang beriman.

Hal penting yang harus diingat yaitu kita ada karena kasih Allah dan kasih Allahlah yang menyempurnakan kita. Tanpa Allah yang turun, tidak akan ada yang abadi melainkan hanya bersifat sementara.

Romo pun mendoakan seluruh umat agar di Tahun Naga Air ini dapat menjadi tahun kemajuan dan perubahan. Semoga hal-hal buruk yang terjadi di tahun sebelumnya menjadi lebih baik. Hal yang belum tercapai dapat tercapai di tahun ini dan menjadi tahun yang penuh berkat bagi kita semua.

Akhirnya, setelah misa berlangsung secara khidmat, Romo membagikan angpao yang telah disediakan untuk anak-anak serta remaja yang mengikuti serangkaian misa hingga berakhir. Tidak lupa, jeruk yang telah diberkati pada awal misa pun dibagikan kepada seluruh umat agar membawa hal positif di tahun ini.

GONG XI FA CAI!

Reynaldi Iskandar

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.